like

selamaat dataang di blog ini, mohon maaf atas kekurangannya,semoga blog ini bermanfaat bagi kalian semua ,by Fadhila Khairunnisa dan Olivia prastiti Winnur (6a)

Tanda Tangan Online

Sabtu, 12 Februari 2011

ARTAV indonesia

Siswa kelas dua SMPN 48 Bandung,Arivval Dwi Sentosa,berhasil menciptakan antivirus lokal terbaik ketiga di Indonesia.

ANTIVIRUS dengan nama Artav ini tercipta gara-gara komputernya sering diserang virus. Lebih dari 15.000 orang di dalam dan luar negeri, sudah mengunduh antivirus Artav ini. Termasuk di antaranya, Malaysia, India, Israel, Prancis, dan Jerman.

Remaja berusia 14 tahun ini menyedot perhatian saat memberikan kuliah umum di Aula Timur, Insitut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganeca, Kota Bandung, kemarin sore. Selain mahasiswa dan dosen ITB, hadir juga pakar telematika Roy Suryo serta para pengamat bidang IT yang mendengarkan testimoni Arivval.Uniknya,Artav diciptakan karena kesal. “Jujur saja, saya awalnya kesal karena komputer saya pernah diserang virus. Karena kesal itu, akhirnya saya inisiatif untuk membuat antivirus sendiri,”ungkap Arivval yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Dari rasa kesal itu, Arivval dibantu sang kakak,Taufik Aditya Utama, 17, kemudian mulai menciptakan Artav sejak awal 2009 lalu. Hebatnya, mereka sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus di bidang Teknologi Informatika dan Komputerisasi (TIK). Keduanya mengaku mereka belajar otodidak dari sejumlah buku untuk pemula, salah satunya buku Dr Virus yang diakui paling membantu. “Kita benar-benar otodidak. Hanya baca buku saja, sambil terus ngulik. Dan sebelum benar-benar berhasil, kita pun sempat gagal beberapa kali. Kita sampai melakukan tes periodik ke teman-teman Kaskus dan teman sekolah,” bebernya penuh semangat. Arivval menambahkan, antivirus mereka bernama Nyitnyit, diambil dari nama forum games online.

Namun, setelah semakin dikenal, mereka kemudian mencari nama yang lebih sesuai. Lalu, didapatlah Artav, singkatan dari nama keduanya, Arivval dan Taufik. Tak ada kendala berarti selama mereka menciptakan Artav.“Kendala paling datang dari fasilitas saja.Soalnya computer kami masih sangat sederhana,” lanjut Arivval. Selain Arivval dan Taufik,Bandung melahirkan juga tiga orang inovator muda lainnya, yaitu Fahma Waluya Rosmansyah, 12, (kelas 1 SMP Salman Al-Faritsi) dan Hania Pracika Rosmansyah, 6, (kelas 1 SD Salman Al-Faritsi) yang berhasil menjadi juara dalam ajang 10th Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA) 2010 untuk kategori Secondary Student Project, yang diselenggarakan di Malaysia, 12-16 Oktober silam. Keduanya menciptakan game dan animasi sendiri.

MuhamadYahya Harlan,siswa kelas 7 Sekolah Alam Bandung, berhasil membuat situs jejaring sosial www.salingsapa.com yang hingga kini telah menjaring 700.000 pengguna di 52 negara di seluruh dunia. Melihat potensi yang berkembang ini, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menegaskan kesiapannya untuk membantu proses pematenan ketiga karya inovator cilik tersebut. “Tentu akan kita bantu dalam mematenkan karya-karya ini. Sebab ini merupakan hasil anak bangsa yang kreatif dan bisa terus berkembang,”ungkapnya. Hal ini juga disambut positif Ketua Ikatan Alumni ITB Hatta Rajasa.

Menteri Koordinator Perekonomian ini akan memberikan dukungan penuh berupa beasiswa bagi kelima siswa berprestasi tersebut. Dia mengatakan, potensi anak-anak tersebut memberikan harapan besar tak hanya di bidang teknologi, tapi juga industri dan perekonomian negara. “Saya ingin menyampaikan selamat dan rasa bangga yang tinggi, inovasi-inovasi seperti inilah yang nantinya akan membantu negara kita.Saya akan dukung penuh untuk beasiswa mereka,” pungkas Hatta.
READ MORE - ARTAV indonesia

Kamis, 03 Februari 2011

Basya Anisa Anwar

         Basya Anisa Anwar, fifth grade students Muhammadiyah Sapen CIMIPA RSDBI won a gold medal in the National Championship Swimming Age Group held Executive Board of the All-Indonesian Swimming Association (PRSI PB) in the Swimming Pool Cikini, Central Jakarta.This national championship is an event for the promotion and relegation for the athlete who sent down. DIY addition, five other regions that participate namely, South Sulawesi, Jakarta, West Java, East Java and West Sumatra. The number of contested is the solo technical routine, solo free routine, duet technical routine, duet free routine, team technical routine, the team free routine, and the team combination. Head of Muhammadiyah RSDBI Sapen, H. Saijan, S. Ag said, "we feel proud of the achievements of students in these swimming championships, because of these achievements can bring DIY fragrant names in a national sports championship stage. Apparently, her students not only have a cognitive intelligence alone, but students also have tremendous wit psikomotoriknya "he said.


     Basya Annisa Yanwar, siswa kelas V CIMIPA RSDBI Muhammadiyah Sapen berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Nasional Renang Indah Kelompok Umur yang digelar Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) di Kolam Renang Cikini, Jakarta Pusat, yang berlangsung selama dua hari sejak 23-24 Januari itu.Kejuaraan nasional ini merupakan ajang untuk melakukan promosi dan degradasi bagi atlet yang diturunkan.Selain DIY, lima daerah lain yang turut berpartisipasi yakni, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, JawaTimur, dan Sumatera Barat. Adapun nomor yang dipertandingkan adalah solo technical routine, solo free routine, duet technical routine, duet free routine, team technical routine, team free routine, dan tim combination.Kepala RSDBI Muhammadiyah Sapen, H. Saijan, S.Ag mengatakan, "kami merasa bangga atas prestasi yang diraih siswanya dalam kejuaraan renang tersebut, karena prestasi ini dapat membawa nama harum DIY di pentas kejuaraan olahraga tingkat nasional. Ternyata, siswa-siswanya tidak hanya memiliki kecerdasan secara kognisi semata, tetapi siswa-siswanya juga memiliki kecerdasan psikomotoriknya yang luar biasa" ungkapnya.
READ MORE - Basya Anisa Anwar

Radio BBC meliput keunggulan SD Muhammadiyah Sapen

http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2011/01/110126_audiopendidikan4.shtml
http://sdmuhsapen-yog.sch.id/berita_detail.php?act=view&id=76
Radio BBC Indonesia tertarik untuk meliput keunggulan SD Muhammadiyah Sapen. Dalam liputan khususnya mengenai pendidikan di Indonesia, reporter BBC London untuk Indonesia Romatin Bonasir tertarik untuk menggali rahasia apa yang menjadikan SD Muhammadiyah Sapen tetap diminati  oleh masyarakat di tengah program sekolah gratis yang dicanangkan pemerintah.

Mari kita tengok profil kakak Romatin Bonasir

 apa kalian tahu, dulunya kakak Romatin Bonasir tidak berminat untuk menjadi reporter di radio loh, tetapi karna ia menganggur akhirnya waktu kuliah kakak ini mengambil wartawan bahasa inggris S2. kakak ini sudah berwawancara keliling dunia loh! kakak ini pernah wawancara ke Jerman, Thainland, Malaysia, Jerman, Amerika, Swedia dan masih banyak lagi! kata kakak Romatin tantangan menjadi wartawan adalah untuk harus mengetahui informasi, kakak ini mencari informasi lewat internet. oh iya ada yang heran g, kalo BBC kan internasional, kenapa BBC ingin mewawancarai SD Muhammadiyah Sapen? menurut kak Romatin SD Muhammadiyah sapen adalah sekolah maju maka dari itu kakak ini ngin mengetahui lebih detail SD Muhammadiyah sapen, ia mendapat banyak informasi tentang SD Muhammadiyah Sapen dari koran misalnya Kompas. udah dulu yaah, jari jari aku udah pegel nih .. .  tunggu biodata lebih lengkap
READ MORE - Radio BBC meliput keunggulan SD Muhammadiyah Sapen